Pelanggaran ISPO Untuk Menghambat Industri Kelapa Sawit Indonesia

0
559

Kegagalan beberapa produsen minyak kelapa sawit utama untuk menyesuaikan diri dengan standar ISPO diduga dapat mengancam pasar minyak sawit Indonesia menyusul sebuah resolusi oleh parlemen UE (Uni Eropa).

Industri minyak kelapa sawit Indonesia menghadapi sanksi perdagangan ke pasar UE menyusul sebuah resolusi oleh parlemen UE untuk mengatur sumber energi yang berkelanjutan. MEPs telah memilih untuk melarang penggunaan bahan bakar nabati dari minyak nabati termasuk minyak kelapa sawit pada tahun 2020, untuk mencegah target transportasi yang dapat diperbaharui dari Uni Eropa yang secara tidak sengaja berkontribusi terhadap penggundulan hutan.

Pelaku minyak kelapa sawit Indonesia telah memberantas persepsi negatif tentang produksi minyak kelapa sawit yang tidak berkelanjutan dengan diperkenalkannya sertifikasi ISPO. Sertifikasi ISPO adalah standar wajib yang bertujuan untuk mendukung produksi dan penggunaan minyak kelapa sawit yang berkelanjutan sambil meminimalkan dampak lingkungan dan sosial yang merugikan. Hal ini juga berupaya meningkatkan kapasitas petani kecil untuk memproduksi minyak sawit yang berkelanjutan, dan akan mempromosikan Sistem Minyak Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO) di masyarakat internasional. ISPO adalah skema sertifikasi minyak kelapa sawit lestari nasional wajib yang dikelola oleh Kementerian Pertanian.

Saat ini, hanya 12% produsen kelapa sawit yang telah disertifikasi. Namun, pemain besar di industri minyak kelapa sawit yang berkapasitas untuk mendapatkan sertifikasi terus mengabaikan peraturan tersebut terutama karena keuntungan jangka pendek. Perusahaan seperti perkebunan Eagle High yang dikendalikan oleh bos/taipan Peter Sondakh yang mengendalikan sebagian besar produksi minyak kelapa sawit adalah salah satu di antara perusahaan-perusahaan yang telah benar-benar mengabaikan persyaratan ini. Contoh penting lainnya adalah Best Agro dan Astra.

Namun ada beberapa pemain yang berpikir panjang seperti Sinar Mas yang telah mengambil inisiatif untuk mendapatkan sertifikasi operasi mereka dan terus mendorong agenda yang berkelanjutan untuk memastikan pertumbuhan sektor minyak kelapa sawit tidak terpengaruh di pasar utama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here